Pertemuan Sinkronisasi Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota Wilayah Barat Tahun 2019

Dalam rangka menyamakan persepsi dan langkah cepat dan tepat dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan ketahanan pangan tahun 2019, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Pusat mengadakan Pertemuan Sinkronisasi Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota Wilayah Barat Tahun 2019. Acara pertemuan tersebut dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau (23-25/01).

Pada acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Ketahanan Pangan/Unit Kerja yang menangani Ketahanan Pangan Provinsi, Kabupaten/Kota se Wilayah Bagian Barat Indonesia, Para Pejabat Eselon II dari Badan Ketahanan Pangan, Narasumber dari Inspektorat Jenderal dan Kementerian Pertanian.

Pembukaan acara diawali dengan Laporan Ketua Panitia oleh Rinna Syawal, selaku Kepala Bagian Perencanaan BKP Kementan Pusat dan dilanjutkan Pengarahan dan Pembukaan oleh Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng, selaku Kepala BKP Kementan Pusat.

          Maksud dari pertemuan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Tetap melanjutkan upaya: pengentasan daerah rentan rawan pangan berdasarkan FSVA; stabilisasi harga dan pasokan pangan; peningkatan diversifikasi pangan; pengawasan keamanan dan mutu pangan segar; analisis, kajian dan perumusan kebijakan; serta mendukung pengentasan kemiskinan (Program #BEKERJA) dan penanganan permasalahan gizi (stunting).;
  2. Melakukan transformasi kegiatan dalam rangka menyikapi dinamika situasi ketahanan pangan dimana perlu dukungan untuk peningkatan produksi dan peningkatan nilai tambah komoditas;
  3. Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, beberapa kegiatan dilakukan seperti kegiatan PUPM melalui TTI;
  4. Selain itu kita juga melakukan pemantauan harga baik di tingkat produsen maupun konsumen melalui kegiatan Panel Harga, monitoring stok di penggilingan, serta penyelenggaraan bazar/gelar pangan murah. Tahun 2019 terdapat hampir 1.000 enumerator yang melaporkan harga pangan secara harian ke Pusat;
  5. Dalam rangka pemantapan cadangan beras nasional, BKP bekerja sama dengan Bulog melakukan kegiatan Serap Gabah Petani (SERGAP);
  6. Dalam upaya mendukung peningkatan daya saing komoditas pertanian segar asal tumbuhan, maka upaya penguatan kapasitas kelembagaan OKKP baik di Pusat maupun Daerah perlu segera dilakukan;
  7. Perkembangan pelaksanaan kegiatan akan selalu dimonitoring dan dievaluasi melalui instrumen yang sudah kita bangun yaitu salah satunya dengan Operation Room System;
  8. Mengawali kegiatan tahun 2019, agar Saudara segera mempersiapkan perangkat pelaksanan teknis kegiatan, serta pengelolaan administrasi dan keuangan.

Dengan adanya acara tersebut diharapakan dapat mengawali kegiatan Tahun 2019 dan mempersiapkan perangkat pelaksanaan teknis kegiatan, serta pengelolaan administrasi dan keuangan, tegas Agung. (Ryan Noordiansyah/DKP Kabupaten Indramayu)

Facebook Comments